Legu Gam Moloku Kie Raha The Largest Royal Festival of Art, Culture and Tourism
Pilih Bahasa

 

TENTANG LEGU GAM MOLoKU KIE RAHA
Festival Legu Gam Moloku Kie Raha
Festival Legu Gam merupakan pesta rakyat yang diselenggarakan bertepatan dengan hari lahir Sultan Ternate yang ke-48. Keberadaan kesultanan yang sekarang dipimpin oleh Sultan Mudaffar Sjah (sultan ke-48) ini hingga sekarang tidak bisa dipisahkan dari dukungan masyarakat Ternate. Sebagai penghargaan atas kesetiaan masyarakat terhadap kerajaan tersebut, maka diadakanlah Festival Legu Gam atau pesta rakyat yang dilangsungkan bertepatan dengan momen ulang tahun Sultan Mudaffar Sjah (setiap tanggal 13 April). Penyelenggaran Festival Legu Gam ini mulanya digagas oleh Sultan Mudaffar Sjah. Gagasan ini lahir sebagai upaya menerjemahkan keteguhan masyarakat dan pihak kesultanan dalam menghadapi berbagai cobaan, terutama kerusuhan yang melanda Maluku Utara di akhir tahun 1990an. Wujud bala kusu sekano-kano atau kecintaan rakyat kepada sultanlah yang menjadi pegangan bagi Sultan untuk menggagas pesta tersebut sebagai apresiasi dari pihak kesultanan terhadap rakyat. Agar pesta rakyat yang diselenggarakan tersebut berjalan dengan meriah, maka dipilihlah hari kelahiran Sultan sebagai puncak kegiatan. Dengan harapan, pesta mampu membangkitkan rasa saling memiliki antara raja dan rakyat, begitu pula sebaliknya. Setiap tahun sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2005, Festival Legu Gam tetap diadakan hingga sekarang. Bahkan oleh Pemda setempat, festival ini dijadikan sebagai salah satu agenda tahunan Kota Ternate dan Provinsi Maluku Utara. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk melestarikan budaya setempat serta sebagai apresiasi dari pemerintah daerah terhadap keberadaan Kesultanan Ternate yang sudah berusia 800 tahun lebih. Di samping itu, Pemda setempat juga menjadikan ajang ini sebagai daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Provinsi Maluku Utara khususnya Kota Ternate.
Tujuan Legu Gam 2018
- Sebagai media silaturahim dan membangun rasa persatuan terhadap keanekaragaman Indonesiaan dalam satu bingkai budaya, yaitu budaya dasar Moloku KieRaha yang menjunjung tinggi nilai kebhinnekaan
- Memperkenalkan, melestarikan dan mengembangkan potensi seni dan budaya Moloku Kie Raha
- Mengangkat dan mensosialisasikan nilai nilai yang terkandung dalam ritual, tradisi dan sastra Moloku Kie Raha sebagai modal ketahanan budaya daerah maupun nasional, sekaligus sebagai aset pariwisata nasional
- Meningkatkan perekonomian masyarakat melalui transaksi ekonomi yang berlangsung selama kegiatan Legu Gam
- Memperkenalkan potensi pariwisata di masing-masing Kabupaten / Kota yang ada di Provinsi Maluku Utara
Festival Legu Gam Moloku Kie Raha 2018 Tema Legu Gam 2018
Sultan Mudaffar Sjah : Ternate Mercusuar Indonesia, Indonesia Mercusuar Dunia
Sub Tema Legu Gam 2018
Membangun Manusia berdasarkan kearifan lokal Moloku Kieraha, untuk pengabdian kepada Bangsa dan Negara Visi Legu Gam 2018
Menjadikan Festival Legu Gam Moloku KieRaha 2018 sebagai sebuah lompatan menuju go internasional di tahun 2019, dengan pengelolaan yang professional, terukur dan akuntabel. Misi Legu Gam 2018
- Penyelenggaraan iven Legu Gam yang profesional, terukur dan akuntabel
- Pelestarian dan pengembangan potensi kebudayaan daerah (khususnya Ternate) sebagai sentra budaya Maluku Utara
- Perluasan jaringan mitra kerjasama ke dalam maupun keluar Maluku Utara secara lebih mendetail, saling menghargai dan memegang teguh komitmen
SUSUNAN ACARA FESTIVAL LEGU GAM 2018
Sejarah
Kesultanan Ternate Berita Terkini Tentang
Legu Gam Struktur Panitia
Legu Gam 2018 Hubungi Kami Tempat Wisata
Sekretariat :
Gedung Ngara lamo Kesultanan Ternate
Jalan Sultan Iskandar M. Djabir Sjah, Kelurahan Soa - sio, Ternate Utara
Ternate - Indonesia Contact Person : +62 852 4009 5757 +62 813 5554 1110
Email : info@legugamternate.com